Pages

CONTOH RPP Bahasa Indonesia Untuk SMP "Berita"

PERANGKAT PEMBELAJARAN
PANDUAN PENGEMBANGAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)



KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)


Mata Pelajaran          : Bahasa Indonesia
Satuan Pendidikan    : SMP/MTs
Kelas/Semester          : VIII / II

Nama Guru                : ……………………………
NIP / NIK                  : …………………………….
Sekolah                       : …………………………….


 
































RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah                      : …………………………………….
Mata Pelajaran          : Bahasa Indonesia
Kelas                          : VIII / II
Standar Kompetensi  : Mendengarkan
                                      9. Memahami isi berita radio / televisi

Kompetensi Dasar   : 9.1 Menemukan pokok – pokok berita (apa, siapa, mengapa, dimana, kapan, dan bagaimana) yang didengarkan atau ditonton melalui radio / televisi)

Alokasi waktu            : 2 x 40 menit

A. Tujuan Pembelajaran
1.      Peserta didik mampu menemukan pernyataan-pernyataan yang merupakan jawaban pertanyaan pokok-pokok berita.
2.      Peserta didik mampu menuliskan pokok-pokok berita dengan ejaan yang baik dan benar.

·      Karakter siswa yang diharapkan :         Dapat dipercaya (Trustworthines)
                                                                        Rasa Hormat dan perhatian (respect)
                                                                        Tekun (diligence)
                                                                        Tanggung jawab (responsibility)

B. Materi Pembelajaran
1.      Cara menemukan pokok-pokok berita dan implementasinya.

C. Metode Pembelajaran
a.    Tanya jawab
b.    Demonstrasi
c.    Diskusi dan penugasan
d.   Permodelan : Tipe Student teams-Achievement Divisions(STAD)

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama  :
I. Kegiatan Awal
·         Apersepsi
1.      Guru menciptakan lingkungan dalam kelas, seperti mengucapkan salam pembuka, sapaan, berdoa, serta mengabsensi siswa
2.      Siswa mendengarkan informasi dari guru mengenai tema yang akan dipelajari dan kompetensi dasar yang akan dicapai
3.      Guru meminta siswa untuk mengemukakan berita yang hangat dibicarakan saat ini.
4.      Guru mengecek pemahaman siswa tentang pokok-pokok berita.

II. Kegiatan Inti
·         Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
1.      Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dari aneka sumber.
2.      Menyimak berita yang dibacakan atau rekaman berita radio/televis dengan Rasa hormat dan perhatian (respect), Tekun (diligence), Tanggung jawab (responsibility) serta Ketulusan (honesty).
3.      Menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran,dan sumber belajar lain;
4.      Memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antar peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
5.      Melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran

·         Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
1.    Mencatat pokok-pokok berita (apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, dan bagaimana) dengan Rasa hormat dan perhatian (respect), Tekun (diligence), Tanggung jawab (responsibility) serta Ketulusan (honesty).
2.    Menentukan pokok-pokok berita dengan Rasa hormat dan perhatian (respect), Tekun (diligence), Tanggung jawab (responsibility) serta Ketulusan (honesty).
3.    Menuliskan pokok-pokok berita dengan ejaan yang benar dengan Rasa hormat dan perhatian (respect), Tekun (diligence), Tanggung jawab (responsibility) serta Ketulusan (honesty).
4.    Memberi kuis /pertanyaan kepada seluruh Peserta didik. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu. Secara Dapat dipercaya (Trustworthines), Rasa hormat dan perhatian (respect), Tekun (diligence) Serta Tanggung Jawab (responsibility)

·         Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
1.    Memberikan umpan balik posotif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
2.    Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
3.    Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
4.    Memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
Ø  Berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar;
Ø  Membantu menyelesaikan masalah;
Ø  Member acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Ø  Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Ø  Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum bisa menuliskan kembali isi berita

III. Kegiatan Penutup
Dalam kegiatan penutup, guru :
Þ  Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
Þ  Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram
Þ  Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
Þ  Peserta didik diberikan pekerjaan rumah menuliskan pokok-pokok berita yang didengar di radio/televisi dengan memilih salah satu topik.
Þ  Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

E. Sumber Belajar / Alat / Bahan
1.      Sumber belejar :
Nurhadi,dkk. 2007. Bahasa Indonesia untuk SMP kelas VIII. Malang: Penerbit Erlangga

2.      Alat :
1.      Laptop
2.      LCD
3.      Sound

3.   Bahan :
1.      Kutipan berita
2.      Berita radio/televisi


F. Penilaian
a. Penilaian proses
Merupakan penilaian yang berfokus pada keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penilaian proses ini merupakan penilaian secara kelompok dan individu.


 b.Penilaian hasil
Penilaian hasil ini merupakan penilaian secara kelompok dan individu.





c. Rubrik penilaian :
1. Penilaian Proses
NO
Nama Siswa
Aspek yang dinilai
Total Skor
Nilai
Keseriusan
Aktif Bertanya
Aktif Berpendapat
Aktif dalam kelas
1
2
3
1
2
3
1
2
3
1
2
3


















2. Rubrik Penilaian Hasil
     I.     Kemukakan secara lisan pokok-pokok berita yang terdapat dalam berita yang kamu dengar?
Aspek yang dinilai
SKOR
Siswa menentukan pokok-pokok berita
a. Apa
b. Siapa
c. Mengapa
d. Dimana
e. Kapan
f. Bagaimana

1
1
1
1
1
1
Jumlah
6








II.     Tulislah pokok-pokok berita dengan singkat dan ejaan yang benar
Aspek yang dinilai
SKOR
Siswa menulis pokok – pokok berita
1.    5 W + I H
2.    Ejaan
a.    Tidak ada kesalahan Ejaan
b.    Terdapat 1 – 3 kesalahan Ejaan
c.    Terdapat lebih dari 4 kesalahan Ejaan
3.    Pilihan kata (diksi)
a.    Diksi tidak ada kesalahan
b.    Diksi terdapat 1 -3 kesalahan
c.    Diksi terdapat lebih dari 4 kesalahan

6

3
2
1
3
2
1
Jumlah
12


Nilai akhir =    X   100 =

*Skor maksimum (18)





              Mengetahui,                                                                   Madiun, ………2012
Kepala SMP Negeri…….Madiun                                           Guru Mapel BHS Indonesia


(…………………………………)                                          (Yulianti Setyaningrum S.Pd)

NIP / NIK : ……………………..                                           NIP / NIK :  -

NGEDRUM LAGU LAGU GREENDAY HANYA DALAM WAKTU 5 MENIT BISA?

NGEDRUM LAGU LAGU   GREENDAY  HANYA DALAM WAKTU 5 MENIT

BISA?


Si Otong lagi persiapan


Lagu At the Library 
Hay Guys! Ada yang tahu band GreenDay?
Nah bagi para penggemar band ini pasti sudah tidak asing dengan lagu lagu rocknya bukan?
Banyak album yang telah dikeluarkan oleh band asal Amerika yang satu ini. Salah satunya yang menjadi booming dan menggebrak dunia permusikan di seluruh dunia yaitu album “Dookie”.
Admin mau berbagi nih Guys!
Ada seorang anak manusia, sebut saja namanya Otong. Dia ini jago banget main drum, bisa dibilang jagonya itu tingkat Dewa. Saking jagonya nih, dia bisa memainkan lagu lagu Green Day dengan drumnya hanya dalam waktu 5 menit. Keren gak tuh!!
Kalo buat admin sih kereeen banget. Mau tau kehebatannya?

Waktu si Otong mainin lagu Murder City

Kalian bisa lihat disini nih :
Atau bisa juga Download disini :








BAND GREENDAY ASAL MULANYA DARI GANJA ??

BAND GREENDAY ASAL MULANYA  DARI GANJA ??

Billie Joe Armstrong, Mike Dirnt, dan Tre Cool 

        Green Day adalah band punk rock asal Amerika yang dibentuk pada tahun 1987 di Berkeley, California. Kalian yang penggemar Band ini pasti sudah pada tahu kan siapa aja personilnya?
Yapp!! Mereka terdiri dari trio Billie Joe Armstrong pada vocal dan gitar, Mike Dirnt pada bass, dan Tre Cool pada drum. Band Green Day ini bergenre punk .
            Pada tahun 1990, bersama dengan drummer pertama mereka, John Kiffmeyer, Green Day merekam album pertama mereka berjudul “39/Smooth”. Namun tak berapa lama, pada tahun itu pula, Tre Cool menggantikan posisi drummer John Kiffmeyer. Katanya sih Guys, si John ini keluar karena ingin melanjutkan kuliahnya. Well, jadilah Tré Cool mengganti perannya sebagai penggebuk drum.
Album Dookie yang menjadi fenomenal
            Tré Cool kemudian mulai berkontribusi pada album kedua Green Day yang berjudul “Kerplunk”, dan ia menjadi anggota tetap sampai sekarang. Album terobosan Green Day, “Dookie”, yang dirilis pada tahun 1994, berhasil mendapatkan status diamond dari RIAA dan membawa Green Day ke puncak karier mereka. Weeew… Keren ya!
            Namun, bertolakbelakang dengan Dookie, tiga album Green Day berikutnya, berturut-turut Insomniac, Nimrod, dan Warning, gagal mendapatkan sukses seperti Dookie. Meski Insomniac dan Nimrod berhasil mendapatkan status platinum dan Warning mendapatkan status emas, ketiga album tersebut ternyata tidak mampu memikat perhatian masyarakat, seperti layaknya ketika album Dookie yang menjadi pusat perhatian khususnya para pecinta musik di dunia.
¡Uno!, ¡Dos!, dan ¡Tré!
            Album rock opera mereka pada tahun 2004, American Idiot, yang mengembalikan popularitas mereka, terutama dengan penggemar dari generasi yang lebih muda. American Idiot terjual lebih dari 5 juta copy di Amerika Serikat. Album kedelapan mereka, “21st Century Breakdown”, dirilis pada 2009 dan berhasil mendapatkan kinerja chart terbaik sepanjang karier Green Day. Tahun 2012 Green Day merilis album trilogi yang antara lain benama ¡Uno!, ¡Dos!, dan ¡Tré!.
Green Day telah menjual lebih dari 65 juta copy album mereka di seluruh. Green Day telah memenangkan 5 penghargaan Grammy Awards: Best Alternative Album untuk Dookie, Best Rock Album untuk American Idiot, Record of the Year untuk "Boulevard of Broken Dreams", Best Rock Album untuk kedua kalinya untuk 21st Century Breakdown dan Best Musical Show Album untuk American Idiot: The Original Broadway Cast Recording.
            Oiya Guys! Tahukah kalian, Green Day terbentuk berawal dari kegemaran Billy Joe yang suka bermain musik di garasi rumahnya. Kemudian Mike yang merupakan keponakan Billiy Joe, di akhir pekan berkunjung ke rumah Billy bersama ibunya. Melihat sepupunya bermain musik, Mike merasa tertarik untuk ikut bermain musik juga. Dengan bantuan dan ajaran dari Billy, akhirnya si Mike mencoba memainkan alat musik bass. Saking demennya dan gigih berlatih bersama sepupunya, dalam waktu singkat pun Mike mampu menguasai teknik memainkan bass yang cukup baik. 
            Billy merasa kemampuannya dan Mike bermain musik sudah cukup layak untuk show di panggung musik bawah tanah yang keras tersebut. Namun, karena umur mereka yang masih muda serta tidak ada pengalaman manggung yang memadai, mereka pun gagal untuk unjuk kebolehan. Tidak diduga, salah satu drumer yang punya show record bagus di panggung tersebut, mau membantu Billy dan Mike untuk tampil di panggung tersebut. Secara mengejutkan, mereka bermain sangat baik dan seakan-seakan menghipnotis seluruh penonton.
            Mereka pun menjadi band local yang terkenal, namun saat itu nama band tersebut masih bukan Green Day. Tidak perlu waktu lama, salah satu label lokal menawari mereka untuk membuat album. Dalam waktu singkat, album mereka ludes di pasaran. Yang paling fenomenal adalah, saat album pertama keluar, umur Billy dan Mike belum genap 17 tahun. Cieeee masih unyu-unyu tapi udah punya bakat luar biasa. Salut deh!!
            Nah setelah serangkaian tur yang dijalani, drumer mereka memutuskan untuk memundurkan diri dan lebih memilih melanjutkan studinya di luar kota. Billy dan Mike menjadi putus asa dan berhenti bermain musik untuk sementara waktu.
            Pertemuan Tre Cool bermula ketika Billy sedang melihat pertunjukkan musik di panggung bawah tanah, dia melihat si Tre sedang tampil bersama saudara dan tetangganya.
            Personal sekaligus manajer band tersebut, mempertemukan Tre Cool dengan Billy dan Mike. Mereka pun mencoba untuk nge-jam bareng, dan menemukan kecocokan dalam bermain musik. Akhirnya mereka memutuskan untuk manggung bareng dan Tre Cool pun mau bergabung bersama Billy dan Mike.
            Permainan drum Tre Cool sangat baik dan bisa mengisi kekosongan pada band. Mereka pun banyak tur ke luar kota, dan salah satu label besar betaraf internasional menawari mereka untuk bekerja sama dalam proses pembuatan album. Mereka pun sepakat untuk menerima tawaran kontrak kerja pembuatan album tersebut. Pergantian nama terjadi, saat suatu hari mereka bertiga menghisap ganja seharian, dari pagi sampai sore. Mereka menyebut hari itu sebagai “green day”, dan mereka sepakat nama Green Day dijadikan nama baru band mereka sampai saat ini.
Nah lo.. Ternyata, JENG!!! JENG! JENG!!
Green itu adalah warna hijau yang terinspirasi dari warna Ganja.
Nahh.. Untuk para penggemar Band Green Day nih, boleh ngefans sama mereka tapi jangan ngefans sama kebiasaan mereka menghisap Ganja ya Guys.

Ingat!!!
SAY NO TO DRUGS!!




Pengertian Kurikulum, Implementasi dan Implementasi Kurikulum

IMPLEMENTASI KURIKULUM DAN PERMASALAHANNYA

A.      Pengertian Kurikulum, Implementasi dan Implementasi Kurikulum

  1. Pengertian Kurikulum berkembang sejalan dengan perkembangan yang terjadi dalam dunia pendidikan.
Dalam pengertian sederhana, kurikulum dianggap sebagai sejumlah mata pelajaran (subjects)yang harus ditempuh oleh seorang siswa dari awal sampai akhir program pelajaran untuk memperoleh ijazah
Dalam pengertian luas, kurikulum mencakup semua pengalaman belajar (learning experiences) yang dialami siswa dan mempengaruhi perkembangan pribadinya.
  1. Menurut Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003, kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Implementasi adalah suatu penerapan ide, konsep, kebijakan, atau inovasai dalam suatu tindakan praktis sehingga memberikan dampak baik berupa perubahan pengetahuan, keterampilan maupun nilai, dan sikap

Implemenasi memiliki 3 pendekatan yaitu :
  1. implementasi didefinisikan sebagai kegiatan
  2. suatu usaha meningkatkan proses interaksi antara pengembangan guru dengan guru
  3. implementasi merupakan sesuatu yang terpisah dari komponen kurikulum


Implementasi kurikulum didefinisikan sebagai suatu proses penerapan ide, konsep, dan kebijakan kurikulum dalam suatu aktivitas pembelajaran, sehingga peserta didik menguasai seperangkat kompetensi tertentu, sbagai hasil interaksi dengan lingkungan



Komponen, Landasan dan Prinsip Pengembangan Kurikulum

IMPLEMENTASI KURIKULUM DAN PERMASALAHANNYA

B.       Komponen Kurikulum
a)      Tujuan
Menggambarkan kualitas manusia yang diharapkan terbina dari suatu proses pendidikan, akan memberikan petunjuk yang jelas pula terhadap pemilihan isi/bahan ajar, strategi pembelajaran, media, dan evaluasi
b)      Isi / materi kurikulum
Merupakan pengetahuan ilmiah yang terdiri atas fakta, konsep, prinsip, dan keterampilan yang diperlukan oleh siswa
c)      Srategi Pembelajaran
Merupakan bagian integral dalam pengkajian tentang kurikulum, berkaitan dengan siasat, cara atau system penyampaian isi kurikulum.
d)     Evaluasi
komponen evaluasi ditujukan untuk menilai pencapaian tujuan kurikulum dan menilai proses implementasi kurikulum secara keseluruhan

C.    Landasan Pengembangan Kurikulum
a)      Landasan Filosofis, Berkaitan dengan pentingnya filsafat dalam membina dan mengembangkan kurikulum pada suatu lembaga pendidikan. Berdasarkan landasan Filosofis ini ditentukan tujuan pendidikan nasional, tujuan institusional, tujuan bidang studi dan tujuan institusional
b)      Landasan Psikologis, memberikan kontribusidalam hal bagaimana kurikulum itu disampaiakn kepada siswa dan bagaimana pula siswa harus mempelajari
c)      Landasan Sosiologis, dijadikan sebagai salah satu aspek yang harus dipertimbangkan dalam perkembangan kurikulum kaena pendidikan sel;alu mengandung nilai / norma yang berlaku dalam masyarakat

D.    Prinsip Prinsip pengembangan Kurikulum
1.      Prinsip Berorientasi :  Berkenaan bahwa setiap komponen yang dikembangkan harus mengacu pada tujuan
2.      Prinsip Kontinuitas : berkenaan dengan adanya kesinambungan materi pelajaran antar berbagai jenis dan jenjang sekolah serta antar tingkatan kelas
3.      Prinsip Fleksibilitas : berkenaan dengan kebebasan yang dimiliki guru dalam mengimplementasikan kurikulum
4.      Prisip Integritas : berkenaan dengan mampu membentuk manusia yang utuh



Kriteria dan Peran Kurikulum

IMPLEMENTASI KURIKULUM DAN PERMASALAHANNYA

E.       Kriteri dalam pemilihan materi Kurikulum antara lain :
A.    Dipilih berdsarkan tujuan yang hendak dicapai
B.     dipilih karena dianggap berharga sebagai warisan budaya (positif) dai generasi masa lalu
C.     dipilih karena berguna bagi penguasaan disiplin ilmu
D.    dipilih karena bermanfaat bagi kehidupan manusia
E.     dipilih karena sesuai dengan kebutuhan dan minat anak didik dan kebutuhan masyarakat.


F.       Keberhasilan Guru
Keberhasilan belajar mengajar antara lain ditentukan leh kemampuan kepribadian guru
  1. Guru harus bersikap erbuka dan menyentuh kepribadian siswa
  2. Guru perlu mengembangkan gagasan secara kreatif, memiliki hasrat dan keinginan serta wawasan intelektual yang luas
  3. Guru harus yakin terhadap potensi belajar yang dimiliki oleh siswa
Hal hal yang perlu dikuasai guru
  1. Guru perlu memahami dan menguasai banyak hal agar pelaksanaan pengajaran berhasil
  2. Guru juga harus mau dan mampu menila diri sendiri secara terus menerus dalam kaitannya dengan tingkat keberhasilan dan pelaksanaan pengajarannya

Depdikbud (1980) merumuskan kemampuan yang harus dimiliki seorang guru yaitu :
  1. Kemapuan professional, mencakup :
    1. penguasan materi pelajaran
    2. penguasan landasan dan wawasan kependidikan
    3. penguasan proses kependidikan, keguruan dan pembwelajaran
  2. Kemampuan social
  3. Kemampuan personal :
    1. penampialn sikap
    2. pemahaman, penghayatan dan penampilan nilai yang seyogyanya dimiliki guru
    3. penampilan upaya menjadikan dirinya sebagai contoh bagi siswanya.


G.      Permasalan dibidang Pendidikan
4 Permasalahan pokok di bidang pendidikan yaitu :
1. Kuantitas dan pemerataan kesempatan belajar
2. Kualitas
3. Relevansi
4. Efektivitas dan efisiensi


Adapun permasalahan khusus dalam dunia pendidikan yaitu :
  1. Rendahnya sarana fisik
  2. rendahnya Kualitas guru
  3. rendahnya kesejaheraan guru
  4. rendahnya prestasi siswa
  5. rendahnya kesempatan pemerataan pendidikan
  6. rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan
  7. mahalnya pendidikan


Usaha yang dilakukan pemerintah untuk menghadapi masalah pendidikan
  1. solusi sistematik, yakni solusi dengan mengubah sisitem system social yang berkaitan dengan system pendidikan
  2. Solusi teknis, yakni solisi yang menyangkut hal hal teknis yang berkaitan langsung dengan pendidiakan, misalnya untuk menyelesaikan masalah kualitas guru dan prestasi siswa

Usaha mengatasi rendahnya kualitas guru
  1. peningkatan kesejahteraan
  2. membiayai guru melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi
  3. memberikan berbagai pelatihan terhadap guru


Pedoman yang harus diikuti untuk membuat Implementasi yang berasil sebagai suatu proses perubahan antara lain :
  1. Inovasi dirancang untuk meningkatkan prestasi siswa
  2. Inovasi yang berhasil memerlukan perubahan dalm struktur sekolah tradisional
  3. Inovasi harus diatur dan layak untuk semua guru.


Peran guru dalam proses pembelajaran adalah :
  1. Fasilitator
Memudahkan sisiwa dalam melaksanakan proses pembelajaran, terutama dalam kaitannya dengn penggunaan media dan sumber belajar
  1. Manager
Menciptakan suasana belajar yang memungkinkan siswa dapat belajar secara nyaman melalui pengelolaan kelas yang baik
  1. Demonstrator
Penampilan guru yang menjadi acuan bagi siswanya
  1. Administrator
Guru memungsian penggunaan dokumentasi dan data siswa untuk keperluan pembinaan dan bimbingan
  1. Motivator
Guru harus mampu mendorong, memberi semangat, dan memberi motivasi agar mampu belajar dengan baik dan benar
  1. Organisator
Sebagai organisator peran yang diharapkan pada guru dalam mengorganisasi siswa, baik secara kolompok maupun individual, sehingga tetap terjag koharmonisan diantara siswa
  1. Evaluator
Memiliki kemampuan mengukur ketrcapaian tujuan pembelajaran pada masing masing siswa dan kelompok siswa, serta mampu menggunakan sebagai alat untuk penentuan tindak lanjut


H.      Peran dan Fungsi Kurikulum
3 Peran Kurikulum yang sangat penting :
1. Peran Konservatif
2. Peran Kritis atau evaluatif
3. Peran Kreatif

Bagi siswa kurikulum memiliki 6 fungsi yaiu :
  1. Fungsi penyesuaian
  2. Fungsi pengintagrasian
  3. Fungsi diferensiasi
  4. Fungsi Persiapan
  5. Fungsi pemilian/seleksi
  6. Fungsi diagnostic

I.         Hubungan antara Kurikulum dan Pembelajaran Kurikulum

Sebagai program atau rencana yang diita citakan sedangkan pembelajaran sebagai implementasi dari rencana yang telah ditetapkan. Kurikulum dan pembelajaran merupakan satu kesatuan dimana kurikulum berbicara pada tataran konsep, rancangan. Desain, sedangkan pembelajaran berbicara pada tataran implementasi, proses dan aplikasi.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blog DaSaBHuMi - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger